Sabtu, 17 Oktober 2026Cari
TEMABANTEN
News

Pagar Laut Tangerang Adalah Inisiasi Masyarakat Untuk Pencegahan Abrasi

KABUPATEN TANGERANG, Temabanten.id - Pagar di sepanjang laut pesisir utara Kabupaten Tangerang adalah sebuah inisiasi masyarakat nelayan

Tema banten11 Januari 2025· 332 kata
Dibaca 4.643Dibagikan 135
Pagar Laut Tangerang Adalah Inisiasi Masyarakat Untuk Pencegahan Abrasi

Kabupaten Tangerang, Temabanten.id – Pagar di sepanjang laut pesisir utara Kabupaten Tangerang adalah sebuah inisiasi masyarakat nelayan untuk penanggulangan abrasi laut. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh mahasiswa dan nelayan yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Pantura (JRP), Jumat (10/1/2025).

Salah seorang mahasiswa, Sandi mengatakan bahwa, pagar bambu yang berada di pesisir laut tangerang merupakan pagar milik masyarakat yang dibuat secara swadaya masyarakat. Pagar itu dibuat sebagai tanggul untuk mencegah terjadinya abrasi yang semakin meluas ke area daratan bibir pantai.

“Setelah kami kroscek, Ini bukan dipagar tapi sedang dibuat tanggul agar tidak abrasi,” kata Sandi, dalam keterangannya kepada sejumlah awak media.

Pernyataan ini kata Sandi, berdasarkan hasil penelusuran yang ia lakukan ke lokasi beberapa waktu ini. Pria asli kelahiran Kecamatan Sukadiri ini pun menyayangkan dengan adanya penggiringan isu yang terlalu dipelintir. Pasalnya, apa yang disampaikan oleh beberapa orang tersebut tidak mewakili kepentingan orang banyak termasuk nelayan.

“Saya gak ngerti apa kepentingan orang-orang dari luar daerah yang bersuara tentang dampak buruk dibuatnya pagar laut oleh swadaya masyarakat. Padahal, jelas adanya tanggul dari bambu ini akan membuat habitat baru bagi Kerang hijau untuk berkembang biak dan akan menjadikan sumber penghasilan tambahan bagi nelayan,” ujarnya.

Selain itu, salah seorang nelayan Desa Lontar, Sarbana mengaku, bahwa dengan adanya patok-patok bambu di pesisir pantai tersebut membuat Kerang-Kerang di laut berkembang biak. Hal itu tentu saja akan menjadi pundi-pundi penghasilan harian bagi nelayan pinggiran.

“Kemarin tuh saya cek di bambu-bambunya (pagar laut) itu banyak anakan kerang hijau kecil-kecil, itu bisa diambil dan dijual oleh nelayan nantinya (salah satu manfaat pagar laut),” ucap nelayan Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Sarbana.

Lebih jauh Sarbana mengulas, bahwa di desanya itu dahulunya terjadi abrasi yang cukup meluas sehingga permukaan daratan semakin terkikis. Saat ini, dengan adanya penanaman pohon mangrove dan ditambah adanya tanggul bambu akan menjadikan wilayahnya aman dari ancaman abrasi.

“Empang di tempat saya itu (Desa Lontar) udah banyak yang hilang kena abrasi. Terus sama pemerintah desa dikasih pohon-pohon, apalagi sekarang ditambah ada pagar, air laut yang ke daratan berkurang,” pungkasnya.

(Yan)

TB
Penulis

Tema banten

Jurnalis TEMABANTEN — media warga Banten · 11 Januari 2025.

Lihat semua artikel →
Berita kanal news
Polda Banten dan PWI Banten Tingkatkan Sinergi Jaga Kondusifitas
News14 Oktober 2026

Polda Banten dan PWI Banten Tingkatkan Sinergi Jaga Kondusifitas

PIAN

Langgar Kode Etik, Pengacara Charlie Chandra Diberhentikan Sementara dan Didenda Jutaan Rupiah
News13 Oktober 2026

Langgar Kode Etik, Pengacara Charlie Chandra Diberhentikan Sementara dan Didenda Jutaan Rupiah

PIAN

Budi: HUT ke-394 Kabupaten Tangerang Semangat 'Terus Bergerak, Semakin Berdampak' Untuk Tangerang gemilang
News12 Oktober 2026

Budi: HUT ke-394 Kabupaten Tangerang Semangat 'Terus Bergerak, Semakin Berdampak' Untuk Tangerang gemilang

PIAN